.:: knipdee W O R L D! ::.

Posts Tagged ‘IMD

‎​Hari demi hari rasanya cepet banget. Tiba2 kandungan aku udh masuk 40 minggu.Itu tandanya si kecil siap untuk dilahirkan. Pada awal bulan Mei 2010 saya pun pergi ke dokter kandungan untuk memutuskan kapan akan melahirkan. Setelah diperiksa belum ada pembukaan. Akhirnya dokter memutuskan due date yaitu tanggal 10 Mei 2009 saya harus masuk RS untuk diinduksi atau operasi caesar.

Menunggu tanggal 10 sangat menegangkan. Akhirnya saya dan suami memutuskan untuk masuk RS tanggal 11,dengan pikiran siapa tau sudah pembukaan lengkap atau ketuban pecah. Tapi sampai di rumah sakit diperiksa masih belum ada pembukaan, posisi leher rahim masih keras dan dibelakang. Akhirnya dokter memutuskan untuk diinduksi,karena takut bayinya sulit bergerak sehingga jantungnya lemah.

Saya masuk RS Limijati tanggal 11 Mei 2009 pk.14.00 WIB. Setelah suster memeriksa kandungan dan jantung bayi saya, akhirnya proses induksi pun dimulai pk.16.00 WIB. Saat itu saya belum merasakan apa2, tapi setelah beberapa jam kemudian saya merasakan sakit perut yang luar biasa. Hingga pk.00.00 WIB baru pembukaan 1. Merasakan mules yang tak tertahankan saya pun memutuskan untuk mencabut induksi dan operasi caesar.

Setelah menandatangani surat caesar,saya pun berdiskusi dengan dokter. Dokter Yena tetap optimis bahwa saya bisa melahirkan normal tanpa operasi. Dokter menyarankan tunggu sampai besok pagi, kalau tetap tidak ada pembukaan,baru di operasi. Setelah induksi dicabut, malam itu hingga pagi hari saya mulai merasakan mulas seperti ingin BAB,dan semakin sering. Tetapi saat suster periksa dalam,hanya pembuka dua.Pada pk.10.00 WIB dokter datang dan saat ia periksa ternyata sudah pembukaan 8. Antara tegang dan senang saya pun bersikap pasrah.

Tiba di ruang bersalin, sejumlah suster sudah menunggu saya dan meminta saya bersikap tenang dengan mengatur nafas. Untung saya ikut senam hamil, jadi saya masih ingat cara bernapas saat akan melahirkan. Rasa mulas semakin terasa, tetapi saya tidak boleh mengejan karena pembukaannya belum lengkap. Setelah dokter datang, barulah
‎​saya diperbolehkan mengejan. Saat itu suster memanggil suami saya untuk mendampingi saya. Hanya 2 atau 3 kali mengejan,tiba-tiba ada air keluar disertai dengan bayi saya.

Subhanallah..Saat melihat bayi saya keluar rasanya sangat lega sekali dan tentunya lemas. Suster langsung menimbang dan membersihkan bayi saya,lalu diperlihatkan kepada kakek,nenek dan tante nya yang menunggu di luar ruang bersalin. Tapi sayang IMD tidak dilakukan, entah susternya lupa atau apa alasannya, saya juga tidak mengerti. Saya masih lemas, sampai lupa menanyakan kenapa tidak IMD. Selesai sudah bayi laki-lakiku berada di dalam kamdungan selama 9 bulan.

Selamat datang ke dunia “Syuja Toran Minerva Soerianata”. Terimakasih dan syukurku pada Allah SWT. Serta dokterku yang sangat sabar mendukungku untuk melahirkan normal Dr.Yena M. Yuzar:)

Advertisements

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu datang juga. Ga kerasa udah 9 bulan lamanya saya mengandung bayi laki-laki yang sebentar lagi akan lahir ke dunia ini. Rasa penasaran pun selalu mnghinggapi saya dan suami, mulai dari membayangkan mukanya mirip siapa? Sehat atau tidak….dan sebentar lagi semuanya akan terjawab, karena our little baby will come. Dua minggu sebelum melahirkan saya sudah mulai cuti dari pekerjaan, dan mengungsi ke Bandung ke rumah orang tua.

Saya berencana melahirkan normal, jadi saya rajin berlatih pernapasan dan membaca buku yang menurut saya sangat bagus untuk wanita yang takut akan rasa sakit melahirkan yaitu buku Melahirkan Tanpa Rasa Sakit “Hypnobirthing”. Dalam buku ini kita diajarkan untuk tetap rileks dan membayangkan sesuatu yang membuat kita tenang saat berada dalam kondisi tegang.

Saya termasuk orang yang sangat takut untuk melahirkan normal, karena membayangkan pasti sakit melahirkan bayi dengan berat sekitar 3 kg. Maka dari itu saya perlu mengumpulkan keberenaian agar bisa melahirkan normal.
Di usia kandungan 9 bulan, bayi saya sudah dalam keadaan siap untuk dilahirkan. Beratnya sudah mencapai 3 kg dan saat diperiksa dalam, dokter sudah bisa menyentuh kepala bayi saya. Kalau istilah medisnya bayi saya sudah berada di dalam panggul. Subhanallah.

Sebelum melahirkan saya sudah janjian terlebih dengan dokter untuk melahirkan normal dan melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Kebetulan RSB Limijati mendukung program IMD, begitu pula dokter kandungan saya yang cantik dan ramah Dr. Yena M. Yuzar SpOG. Saya memang bertekad untuk memberikan anak saya ASI tanpa campuran susu formula. Karena kandungan ASI sangat bagus sekali.
Jalan pagi, senam hamil dan terus berdoa menjadi kegiatan rutin saya dalam mempersiapkan kelahiran. Pasrah dan ikhlas juga terus saya tanamkan dalam pikiran dan otak saya.

Oh ya, sehari sebelum melahirkan saya menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan, ke mall tentunya..hehehe..dan kejadian yang tak terduga-duga seperti saat saya hamil trimester awal terulang lagi. Saya terjatuh dari kursi plastik saat makan di ayam goreng Merdeka favorit saya. Kursinya patah akibat tidak kuat menahan badan saya. Karena kaget spontan saya pun langsung nangis, khawatir akan keadaan bayi saya. Tetapi semuanya saya pasrahkan sama Allah SWT. Di saat seperti apa pun kita memang harus selalu pasrah atas apa yang telah diberikan oleh-Nya.


November 2017
M T W T F S S
« Sep    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Inspiring Blog

The Urban Mama

Travel Blog

hubby tweet

my tweet

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.