.:: knipdee W O R L D! ::.

Akhirnya saat yang ditunggu-tunggu datang juga. Ga kerasa udah 9 bulan lamanya saya mengandung bayi laki-laki yang sebentar lagi akan lahir ke dunia ini. Rasa penasaran pun selalu mnghinggapi saya dan suami, mulai dari membayangkan mukanya mirip siapa? Sehat atau tidak….dan sebentar lagi semuanya akan terjawab, karena our little baby will come. Dua minggu sebelum melahirkan saya sudah mulai cuti dari pekerjaan, dan mengungsi ke Bandung ke rumah orang tua.

Saya berencana melahirkan normal, jadi saya rajin berlatih pernapasan dan membaca buku yang menurut saya sangat bagus untuk wanita yang takut akan rasa sakit melahirkan yaitu buku Melahirkan Tanpa Rasa Sakit “Hypnobirthing”. Dalam buku ini kita diajarkan untuk tetap rileks dan membayangkan sesuatu yang membuat kita tenang saat berada dalam kondisi tegang.

Saya termasuk orang yang sangat takut untuk melahirkan normal, karena membayangkan pasti sakit melahirkan bayi dengan berat sekitar 3 kg. Maka dari itu saya perlu mengumpulkan keberenaian agar bisa melahirkan normal.
Di usia kandungan 9 bulan, bayi saya sudah dalam keadaan siap untuk dilahirkan. Beratnya sudah mencapai 3 kg dan saat diperiksa dalam, dokter sudah bisa menyentuh kepala bayi saya. Kalau istilah medisnya bayi saya sudah berada di dalam panggul. Subhanallah.

Sebelum melahirkan saya sudah janjian terlebih dengan dokter untuk melahirkan normal dan melakukan IMD (Inisiasi Menyusui Dini). Kebetulan RSB Limijati mendukung program IMD, begitu pula dokter kandungan saya yang cantik dan ramah Dr. Yena M. Yuzar SpOG. Saya memang bertekad untuk memberikan anak saya ASI tanpa campuran susu formula. Karena kandungan ASI sangat bagus sekali.
Jalan pagi, senam hamil dan terus berdoa menjadi kegiatan rutin saya dalam mempersiapkan kelahiran. Pasrah dan ikhlas juga terus saya tanamkan dalam pikiran dan otak saya.

Oh ya, sehari sebelum melahirkan saya menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan, ke mall tentunya..hehehe..dan kejadian yang tak terduga-duga seperti saat saya hamil trimester awal terulang lagi. Saya terjatuh dari kursi plastik saat makan di ayam goreng Merdeka favorit saya. Kursinya patah akibat tidak kuat menahan badan saya. Karena kaget spontan saya pun langsung nangis, khawatir akan keadaan bayi saya. Tetapi semuanya saya pasrahkan sama Allah SWT. Di saat seperti apa pun kita memang harus selalu pasrah atas apa yang telah diberikan oleh-Nya.

8 bulan..berarti bentar lagi saya akan menjadi ‘The Real Mommy’!! Rasanya campur aduk banget. Dari mulai seneng, takut, deg2an, pokoknya macem-macem ada dipikiran saya. Di kandungan 8 bulan, bayi saya sudah tidak terlalu banyak bergerak, karena mungkin dia sudah semakin besar dan ruang geraknya terbatas. Lekukan badannya pun semakin terasa, seperti sikut atau lutut kakinya.

Rencana awal saya untuk melahirkan di RSB Hermina Bandung dengan Dr. Anita SpOG akhirmya batal, karena saya memutuskan untuk melahirkan di RSB Limijati Bandung dengan Dr.Yena M. Yuzar SpOG. Keputusan ini saya ambil, karena memang RSB Limijati lebih dekat dengan rumah saya.

Pemeriksaan ke dokter kandungan pun sudah mulai dilakukan rutin setiap seminggu sekali. Saat di USG posisi bayi saya sudah dalam posisi telungkup dan sudah tidak sungsang lagi..Alhamdulillah. Pemeriksaan dalam pun mulai dilakukan dokter untuk memeriksa leher rahim dan pembukaan. Saya termasuk orang yang sangat takut di periksa dalam, jadi setiap mau diperiksa dalam pasti saya tegang sekali.

Saat diperiksa berat bayi saya sudah 2,7 kg dan berat badan saya 61 kg. Waduh berat juga bayi saya. Pantesan saya lebih sering mengalami kram kaki pada saat tidur malam hari. Mungkin karena berat badan bayi saya sudah besar. Dokter sudah memperkirakan bahwa bayi saya yang ganteng ini akan lahir pada tanggal 9 Mei 2009. Saya disarankan harus banyak berjalan-jalan agar mempercepat proses pembukaan dan rajin senam hamil. Saran dokter pun saya praktekan. Tapi saya agak males jalan pagi, karena emang males bangun pagi..hehehe..tapi saya rutin melakukan senam hamil di RSB Limijati, badan pun jadi kerasa lebih fresh.

Saya dan suami pun mulai sibuk memilih nama-nama yang sudah kami siapkan untuk anak kami. Tapi disini suami saya lebih berperan, karena dia memang sangat antusias sekali dengan pemilihan nama anak kami. Mmmmmhhhh siapa ya kira-kira namanya??

Waaaah kehamilanku udah memasuki 7 bulan, berarti ini adalah awal trimester ketiga buat saya. Seneng, deg2an, campur aduk rasanya. Di usia kandungan 7 bulan, saya mulai berkonsultasi ke dokter di Bandung, karena memang saya rencana melahirkan di Bandung.

Saya dan suami sepakat untuk memilih rumah sakit bersalin, karena suasananya lebih kekeluargaan. Setelah survei beberapa rumah sakit, akhirnya saya memilih RSIA Hermina Pasteur Bandung, dan mempercayakan kehamilan saya pada Dr. Anita Deborah SpOG.

Waktu periksa di Hermina, mamah dan mertua saya ikut masuk ke dalam ruangan periksa untuk melihat USG cucu pertama mereka. Seperti mengerti ditengok neneknya, bayi saya pun tersenyum. Oh ya, waktu diperiksa bayi saya baru tumbuh rambut sedikit sekali, mungkin turunan dari saya gen rambutnya tipis. Saya langsung teringat kata mamah, bahwa “ibu hamil harus rajin minum air rebusan kacang hijau, biar anaknya rambutnya tebel”, tapi saya bandel, jadilah rambut anak saya tipis:(…Tapi mudah2an pas lahir kayak bapaknya deh tebel:)…

Di usia kehamilan 7 bulan, saya merasa kondisi badan saya kurang fit, karena mungkin kecapean. Saya pun terserang sakit batuk kering dan sakit mata. Waktu sakit batuk, saya tersiksa sekali, karena perut saya tertekan setiap saya batuk, dan saya pun khawatir bayi saya akan ikut tertekan dan lahir prematur. Batuknya bandel banget, hampir 2 minggu saya batuk. Saya pun sempat konsultasi ke dokter di Bandung lewat sms, karena saya sudah kembali ke Jakarta. Dr. Anita menyarankan untuk minum obat Sanadryl DMP atau Benadryl DMP, karena aman untuk ibu hamil. Tapi tetep batuk saya ga mempan.

Akhirnya saya periksa ke Dr. Achmad Mediana SpOG, dia pun memberikan obat batuk tablet, saya lupa merek nya apa, dan Alhamdulillah batuknya hilang. Tapi saya sedih, karena saat di USG bayi saya sungsang dengan posisi kepala di atas. Kata dokter mungkin karena saya kemarin batuk, jadi bayinya pindah posisi. Dr. Achmad pun menyarankan saya untuk melakukan senam hamil di rumah, dengan posisi sujud sebanyak 10 kali, setiap pagi dan malam.

Demi bayi saya tercinta dan ingin melahirkan normal, saya pun rajin melakukan sujud tambahan setelah solat 5 waktu selesai. Mudah2an pada saat di cek ke dokter, bayi saya sudah kembali ke posisi normal…Amieen..Tapi kata teman-teman saya, posisi bayi sungsang pada usia kehamilan 7 bulan, wajar, karena bayi biasanya akan kembali ke posisi normal setelah dekat waktu lahiran .

7 bulan, tampaknya si kecil udah berkembang sangat pesat, karena beratnya aja udah 2 kg, dia juga bergerak sangat aktif di dalam perut saya. Biasanya bila memasuki trimester ketiga, bayi naik berat badannya sekitar 400 gram dalam waktu 2 minggu. Lucuuu yaaa…

Si kecil sudah semakin besar, perkembangannya sangat pesat. Saat di USG 4 dimensi, semuanya sudah mulai terlihat jelas dan terbentuk. Ternyata insting bayi untuk menyusu sudah mulai terlihat saat dalam kandungan. Waktu di USG, bayi kami sedang menggenggam tangannya dan mengempeng. Mulutnya pun sudah mulai bergerak-gerak. Menurut dokter, bayi kami tergolong bayi yang besar, berat badannya melebihi bayi yang masih berusia enam bulan. Memang bayi kami menyerap makanannya bagus, tukang makan seperti ibu dan bapaknya…hehehe…6-month

Saat hamil 6 bulan, saya juga mengalami sakit seperti masuk angin. Tiba-tiba badan saya meriang, mual dan muntah. Setelah konsultasi ke dokter, ternyata saya terlalu banyak jajan, yang mungkin kotor dan mengandung banyak MSG. Pokoknya ibu hamil itu benar-benar harus menghindari jajan dan makanan yang mengandung MSG. Jadi setiap saya pengen makan mie ayam atau nasi goreng, pasti saya berpesan kepada penjualnya untuk tidak memakai MSG. Kandungan MSG sangat tidak baik untuk perkembangan bayi, dan terutama otaknya.

Ibu hamil juga disarankan untuk menghindari makanan yang mentah-mentah seperti sushi, lalapan, dan bakar-bakaran, karena bisa mengakibatkan virus tokso dan rubella. Akibatnya cukup fatal, yaitu bisa menghambat perkembangan janin. Alhamdulillah, saat diperiksa tokso dan rubella, saat usia kandungan 3 bulan, saya negatif. Ternyata walaupun saya memelihara kucing di rumah, tapi kalau kita bersih merawatnya, insyaAllah virus tokso pun tidak ada.

O ya, setelah mual-mual hilang, saya mulai meneruskan hobby memasak saya, terutama untuk suami tercinta:)..
Saat ini, berat badan saya 57,5 kg. Biasanya setiap bulan naik 1 kg. Tetapi memasuki 6 bulan, berat badan saya naik sebanyak 2 kg.

Perut saya sudah terlihat membesar. Sesekali janin di dalam perut saya pun, mulai bergerak-gerak, walaupun gerakannya masih pelan. Suami dan saya sudah mulai mengajak komunikasi janin kami sejak dia masih berusia dua bulan. Musik-musik Islami dan klasik pun, sudah kami perdengarkan, katanya biar anaknya pinter dan soleh…Amieeen….5-month

Di usia kandungan 5 bulan, mual yang saya rasakan udah hilang sama sekali. Makanan apapun enak rasanya, emang saya doyan makan juga…hihihi…Berat badan saya pun terus naik. Pada awal kehamilan berat badan saya hanya 50,5 kg, tapi sekarang menjadi 55,5 kg. Tapi saya tidak khawatir berat badan bertambah, demi anak kami tercinta. Kata suami juga, saya tetep cantik…hehehehe:)…

Saya tidak pernah ngalamin ngidam makanan sampai harus kesampaian, malah suami saya yang sekarang bertambah gendut yang ngidam:)…Suami saya ngidam sushi, kentang goreng, burger king, banyak pokoknya:)…Lucu ya, istri yang hamil, suami yang ngidam…Memang batin suami dan istri kuat sekali ya.

Masa kehamilan ternyata menyenangkan, setiap hari selalu saya nikmati, bersama suami tercinta dan calon anak kami yang sedang saya kandung. I love Hubby and my lovely baby….

Akhirnya saya lulus menghadapi trimester awal, yang menurut saya masa kehamilan paling ga enak, karena rasa mual yang menyiksa. 4-b-monthDi bulan keempat kehamilan, saya dan suami pindah ke RS Gandaria, dengan Dr. Achmad Mediana SpOG. Bukan karena tidak cocok dengan Dr. Musa, tapi karena kami penganten baru, jadi kantong pun terbatas. Menurut kami RSB Asih, yang pasiennya kebanyakan artis seperti Jihan Fahira, dan Mona Ratuliu itu, tidak cocok dengan kantong kami.

3 kali saya ganti dokter, akhirnya saya memutuskan Dr. Achmad sebagai dokter kandungan terakhir yang menangani kehamilan saya. Cape juga ganti2 dokter. Sebagai sesama orang Sunda, Dr. Achmad sangat cocok dengan saya dan suami. Dia orangnya lucu, santai, komunikatif, ramah, TOP deh. Nah, dari Dr. Achmad kami akhirnya mengetahui jenis kelamin anak kami melalui USG 4 dimensi. Subhanallah, saya dan suami lagi-lagi tergakum dengan kecanggihan yang diciptakan Allah SWT.

4monthDari USG 4 dimensi, kami bisa melihat jenis kelamin, bentuk tulang, kaki, tangan, kepala dan mendengar detak jantung bayi kami. Lucu banget…Saat dokter memberitahu jenis kelamin bayi kami, suami pun langsung tersenyum terharu. Karena memang laki-laki adalah jenis kelamin yang diinginkan suami untuk anak pertama. Kata suami, biar bisa jagain adiknya.

4-a-monthHoraaaayyy, it’s a baby boy..:)…Kalau saya sih sebagai ibu apapun jenis kelaminnya, terserah Allah, yang penting sehat wal afiat.

Di 4 bulan ini, karena kami muslim, kami pun mengadakan pengajian di Bandung, untuk bersyukur kepada Allah. Karena katanya saat 4 bulan kehamilan, janin kita mendapat nyawa atau ruh dari Allah SWT. Perut saya juga mulai kelihatan besar dan saya pun mulai merasakan ada kehidupan di dalam perut saya.

Trimester awal, itulah yang sedang saya jalani sekarang. Kehamilan saya sedang berada pada trimester awal, yaitu rentang waktu usia kandungan 1-3 bulan. Gejala orang hamil, mulai saya rasakan. Mual-mual. Setiap hari saya alami rasa mual itu. Apalagi kalo saatnya minum susu. Saya bukan orang yang suka susu, jadi mencium aromanya saja, saya langsung mual. Pada 3 bulan kehamilan ini, mual-mual yang saya rasakan sangat menyiksa.3-month1

Setiap hari kemana pun saya pergi, saya pasti bawa kantung plastik, untuk jaga-jaga kalo saya ingin muntah. Selain susu, saya yang biasanya hobby memasak pun, mendadak jadi anti bumbu. Mencium bau bumbu masakan, terutama bawang putih, pasti langsung mual.

3 bulan kehamilan, merupakan masa paling berat untuk saya. Karena ya itu tadi, rasa mual yang ga bisa ditahan. Tapi demi si jabang bayi, saya terus meng-konsumsi makanan 4 sehat 5 sempurna, walaupun tidak ada selera makan sama sekali.

O ya, setiap deket-deket suami, saya juga langsung mual. Kasian suami. Saya kira cuman mitos, ternyata bener ya, ada orang hamil yang mual kalo deket-deket suaminya…hihihi;p…Maaf ya hubby ku….

July 2017
M T W T F S S
« Sep    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Inspiring Blog

The Urban Mama

Travel Blog

hubby tweet

my tweet

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.